Gendang merupakan sebuah alat musik tradisional yang biasa digunakan oleh musik yang beraliran dangdut, musik jawa, dan musik-musik yang beraliran tertentu dan gendang biasanya dipakai untuk mengiringi permainan gitar dambus, campak, atau bedaek dll. Gendang juga bisa dipakai untuk mengiringi arak-arakan penganten, upacara menyambut tamu, dan lain-lain. Sejauh ini keberadaan alat musik gendang ini dalam sejarah musik Melayu sudah lama ada dan banyak digunakan orang.
Jenis-Jenis Gendang
Jenis- jenis gendang antara lain yaitu ;
1. Gendang Biasa
Ada yang menyebutnya gendang tiong atau gendang campak. Gendang ini memiliki Tawangan (Silinder tabung) yang panjang, bervariasi antara 20 40 cm. Sementara garis tengah dalamnya disesuaikan dengan panjang tawangan. Bentuk tawangan lurus, yaitu bagian ujung sama besarnya dengan pangkalnya. Disalah satu ujung tawangan dipasang membran dari kulit kambing.
Ada yang menyebutnya gendang tiong atau gendang campak. Gendang ini memiliki Tawangan (Silinder tabung) yang panjang, bervariasi antara 20 40 cm. Sementara garis tengah dalamnya disesuaikan dengan panjang tawangan. Bentuk tawangan lurus, yaitu bagian ujung sama besarnya dengan pangkalnya. Disalah satu ujung tawangan dipasang membran dari kulit kambing.
Untuk mendapatkan suara bass biasanya orang menggunakan kulit sapi dan dipasang pada tawangan yang lebih besar. Membran gendang ini tidak dipasang permanen, melainkan diikat dengan rotan sedemikian rupa sehingga dapat dikencangkan atau dikendorkan sesuai dengan keinginan. Gendang ini dipakai dalam musik campuran, misalnya : Betiong, musik campak, bekubang atau bepesen dengan jumlah gendang disesuaikan dengan keperluannya. Dipukul dengan tangan kosong atau memakai pemukul dari rotan/kayu.
2. Gendang Hadrah
Gendang ini mempunyai tawangan berukuran antara 15-30 cm. Membrannya memakai kulit kambing yang dipaku secara permanen pada tawangan. Disekeliling lingkaran tawangan terdapat tiga lubang untuk memasang giring-giring dari logam. Seperangkat gendang ini dapat dimainkan apabila ada minimal 3 buah gendang dengan nada suara yang berbeda, dimainkan dengan memukul membran menggunakan tangan kosong. Dipakai pada acara arak-arakan penganten, upacara menyambut tamu, dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar